Percutaneous Coronary Intervention (PCI) - Abdi Waluyo Hospital
Juli 30, 2026

Percutaneous Coronary Intervention (PCI)

rsaw

By: RS Abdi Waluyo 


Gambaran Umum

Apa itu Percutaneous Coronary Intervention (PCI)?

Percutaneous Coronary Intervention (PCI), atau dikenal juga sebagai Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty & Stenting (PTCA), adalah prosedur minimal invasif untuk membuka pembuluh darah koroner yang menyempit atau tersumbat sehingga aliran darah ke otot jantung dapat kembali normal.

Pada prosedur ini, dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi memasukkan kateter melalui pembuluh darah di pergelangan tangan (arteri radialis) atau selangkangan (arteri femoralis), kemudian mengarahkannya menuju pembuluh darah koroner yang mengalami penyempitan. Sebuah balon kecil dikembangkan untuk melebarkan pembuluh darah (angioplasti), kemudian dipasang stent koroner, yaitu tabung kecil berbentuk jaring yang berfungsi menjaga pembuluh darah tetap terbuka dan mengurangi risiko penyempitan kembali.

PTCA merupakan salah satu terapi utama untuk penyakit jantung koroner (PJK), baik pada pasien dengan nyeri dada (angina) maupun pada kondisi gawat darurat seperti serangan jantung akut.

Di RS Abdi Waluyo, tindakan PCI dilakukan oleh dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi yang berpengalaman dengan dukungan Hybrid Catheterization Laboratory (Hybrid Cath Lab). Bila diperlukan, prosedur juga dipandu menggunakan teknologi mutakhir seperti Intravascular Ultrasound (IVUS), Optical Coherence Tomography (OCT), Fractional Flow Reserve (FFR), dan Intravascular Lithotripsy (IVL) untuk meningkatkan ketepatan tindakan dan hasil jangka panjang.


Mengapa PTCA Dilakukan?

Dokter dapat merekomendasikan PCI untuk:

  • Mengatasi penyempitan atau sumbatan pembuluh darah koroner akibat penyakit jantung koroner.
  • Mengurangi nyeri dada (angina) yang tidak membaik dengan pengobatan.
  • Membuka kembali pembuluh darah yang tersumbat pada serangan jantung akut (STEMI maupun NSTEMI).
  • Memulihkan aliran darah ke otot jantung.
  • Mengurangi gejala seperti sesak napas dan mudah lelah saat beraktivitas.
  • Memperbaiki fungsi jantung pada pasien tertentu.
  • Menurunkan risiko komplikasi penyakit jantung di masa mendatang.
  • Meningkatkan kualitas hidup pasien.

Keputusan untuk melakukan PCI didasarkan pada gejala, hasil angiografi koroner, fungsi jantung, dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.


Detail Prosedur

PTCA dilakukan di Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cath Lab) menggunakan anestesi lokal dan, bila diperlukan, sedasi ringan.

Sebelum prosedur dilakukan, Anda akan menjalani:

  • Konsultasi dengan dokter Spesialis Jantung.
  • Pemeriksaan darah.
  • Elektrokardiografi (EKG).
  • Ekokardiografi.
  • Angiografi koroner untuk menentukan lokasi dan tingkat penyumbatan.

Sebelum tindakan, Anda mungkin akan diminta untuk:

  • Berpuasa selama beberapa jam.
  • Memberitahukan kepada dokter apabila memiliki alergi terhadap zat kontras, yodium, atau obat-obatan tertentu.
  • Menginformasikan seluruh obat yang sedang dikonsumsi, terutama obat pengencer darah.
  • Mengikuti petunjuk dokter mengenai obat-obatan yang perlu dihentikan sementara.

Prosedur biasanya berlangsung sekitar 30 menit hingga 2 jam, tergantung jumlah dan tingkat kesulitan penyumbatan pembuluh darah.


Apa yang Terjadi Selama Prosedur?

Selama prosedur:

  1. Dokter memberikan anestesi lokal pada area pergelangan tangan atau selangkangan.
  2. Kateter dimasukkan ke dalam pembuluh darah dan diarahkan menuju arteri koroner menggunakan panduan sinar-X secara real-time.
  3. Zat kontras disuntikkan untuk melihat lokasi dan tingkat penyumbatan.
  4. Guidewire dilewatkan melalui area yang menyempit.
  5. Balon angioplasti dikembangkan untuk melebarkan pembuluh darah.
  6. Bila diperlukan, dokter menggunakan IVUS, OCT, atau FFR untuk mengevaluasi kondisi pembuluh darah dan menentukan strategi tindakan yang paling tepat.
  7. Pada pembuluh darah dengan kalsifikasi berat, dapat dilakukan Intravascular Lithotripsy (IVL) untuk memecahkan kalsium sebelum pemasangan stent.
  8. Stent koroner dipasang untuk menjaga pembuluh darah tetap terbuka.
  9. Pemeriksaan akhir dilakukan untuk memastikan stent telah mengembang secara optimal dan aliran darah kembali lancar.
  10. Kateter dilepas dan lokasi pemasukan ditutup menggunakan penekanan manual atau alat penutup pembuluh darah.

Selama prosedur berlangsung, denyut jantung, tekanan darah, kadar oksigen, dan kondisi Anda akan dipantau secara terus-menerus.


Apa yang Dapat Saya Harapkan Setelah Prosedur?

Setelah PTCA:

  • Anda akan dipantau di ruang pemulihan selama beberapa jam.
  • Sebagian besar pasien dapat pulang pada hari yang sama atau keesokan harinya, tergantung kondisi medis.
  • Memar ringan atau rasa tidak nyaman pada lokasi pemasukan kateter merupakan hal yang normal.
  • Dokter akan meresepkan obat-obatan, termasuk terapi antiplatelet ganda (Dual Antiplatelet Therapy/DAPT), untuk mencegah terbentuknya bekuan darah di dalam stent.
  • Anda akan mendapatkan petunjuk mengenai aktivitas, perawatan luka, obat-obatan, dan jadwal kontrol.

Sebagian besar pasien dapat kembali beraktivitas secara bertahap dalam beberapa hari.


Apa Risiko Prosedur Ini?

PTCA merupakan prosedur yang telah terbukti aman dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Namun, seperti prosedur medis lainnya, terdapat beberapa risiko, antara lain:

  • Perdarahan atau memar pada lokasi pemasukan kateter.
  • Cedera pada pembuluh darah.
  • Reaksi alergi terhadap zat kontras.
  • Gangguan fungsi ginjal akibat penggunaan zat kontras, terutama pada pasien dengan penyakit ginjal.
  • Robekan pembuluh darah koroner (jarang terjadi).
  • Terbentuknya bekuan darah di dalam stent (stent thrombosis).
  • Penyempitan kembali pembuluh darah (restenosis).
  • Gangguan irama jantung (aritmia).
  • Serangan jantung atau stroke (jarang terjadi).
  • Kebutuhan operasi bypass jantung darurat (sangat jarang).

Tim medis akan memantau kondisi Anda secara ketat selama prosedur untuk meminimalkan risiko tersebut.


Hasil Pemeriksaan dan Tindak Lanjut

Setelah PTCA, dokter akan mengevaluasi:

  • Keberhasilan pembukaan pembuluh darah koroner.
  • Kelancaran aliran darah ke otot jantung.
  • Perbaikan gejala yang dialami pasien.
  • Pengembangan dan posisi stent, terutama bila menggunakan IVUS atau OCT.
  • Kebutuhan terapi tambahan atau perubahan gaya hidup.

Tindak lanjut biasanya meliputi:

  • Kontrol rutin dengan dokter Spesialis Jantung.
  • Penyesuaian obat-obatan.
  • Pengendalian tekanan darah, kolesterol, dan diabetes.
  • Edukasi mengenai pola makan sehat, olahraga, berhenti merokok, dan pengelolaan berat badan.
  • Program rehabilitasi jantung bila diperlukan.

Kapan Saya Akan Mengetahui Hasil Prosedur?

Dokter biasanya dapat menjelaskan hasil tindakan segera setelah prosedur selesai.

Anda akan memperoleh informasi mengenai:

  • Tingkat keparahan penyakit jantung koroner.
  • Pembuluh darah yang telah ditangani.
  • Jenis dan jumlah stent yang dipasang.
  • Keberhasilan prosedur.
  • Rencana pengobatan, pemulihan, dan pencegahan jangka panjang.

Jika Ditemukan Penyumbatan Lain, Apa Langkah Selanjutnya?

Apabila ditemukan penyumbatan tambahan atau penyakit jantung koroner yang lebih kompleks, dokter dapat merekomendasikan:

  • Tindakan PCI tambahan.
  • Operasi Coronary Artery Bypass Graft (CABG).
  • Pengobatan dengan obat-obatan.
  • Perubahan gaya hidup untuk mengurangi faktor risiko penyakit jantung.
  • Program rehabilitasi jantung.
  • Kontrol rutin dengan dokter Spesialis Jantung.

Seluruh rencana terapi akan disesuaikan dengan kondisi pembuluh darah, gejala, dan kesehatan pasien secara keseluruhan.


Kapan Saya Harus Menghubungi Dokter?

Segera hubungi dokter apabila setelah prosedur Anda mengalami:

  • Nyeri dada yang kembali muncul atau semakin berat.
  • Sesak napas.
  • Perdarahan atau pembengkakan pada lokasi pemasukan kateter.
  • Demam.
  • Nyeri hebat, mati rasa, atau perubahan warna pada lengan atau tungkai yang digunakan untuk tindakan.
  • Jantung berdebar atau denyut jantung tidak teratur.
  • Gejala baru atau keluhan yang semakin memburuk.

Segera cari pertolongan medis darurat apabila Anda mengalami nyeri dada hebat, sesak napas berat, pingsan, atau gejala yang mengarah pada serangan jantung maupun stroke.


Mengapa Memilih RS Abdi Waluyo?

Di RS Abdi Waluyo, tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI)  dilakukan menggunakan teknologi intervensi jantung terkini oleh dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi yang berpengalaman.

Keunggulan layanan kami meliputi:

  • Hybrid Catheterization Laboratory (Hybrid Cath Lab) berteknologi tinggi yang mendukung tindakan intervensi jantung kompleks dengan pencitraan beresolusi tinggi.
  • Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi yang berpengalaman dalam menangani penyakit jantung koroner, termasuk kasus berisiko tinggi dan kompleks.
  • Teknologi pencitraan intravaskular canggih, seperti Intravascular Ultrasound (IVUS) dan Optical Coherence Tomography (OCT), untuk memastikan pemilihan ukuran stent dan hasil pemasangan yang optimal.
  • Fractional Flow Reserve (FFR) untuk menilai apakah penyempitan pembuluh darah benar-benar memerlukan tindakan intervensi.
  • Intravascular Lithotripsy (IVL) untuk menangani pembuluh darah koroner dengan kalsifikasi berat sehingga pemasangan stent menjadi lebih optimal.
  • Layanan Primary PCI 24 jam untuk penanganan pasien dengan serangan jantung akut secara cepat dan tepat.
  • Pendekatan Heart Team, yang melibatkan dokter Spesialis Jantung Intervensi, dokter Bedah Jantung, dokter Pencitraan Jantung, dan dokter Anestesi dalam menentukan terapi terbaik.
  • Layanan jantung yang terintegrasi, mulai dari diagnosis, tindakan intervensi, rehabilitasi jantung, hingga pemantauan jangka panjang.
  • Pelayanan yang berpusat pada pasien, dengan mengutamakan keselamatan, ketepatan tindakan, pemulihan yang lebih cepat, serta hasil klinis yang optimal.

Dengan memadukan teknologi intervensi jantung terkini, fasilitas Hybrid Cath Lab, dan tim dokter yang berpengalaman, RS Abdi Waluyo menghadirkan layanan PCI berstandar internasional untuk membantu memulihkan aliran darah ke jantung, mengurangi gejala penyakit jantung koroner, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Chat with us