By: RS Abdi Waluyo
Gambaran Umum
Apa Itu Injeksi Keloid?
Injeksi Keloid merupakan tindakan minimal invasif yang digunakan untuk membantu mengurangi ukuran, ketebalan, kemerahan, dan gejala pada bekas luka keloid. Tindakan ini umumnya dilakukan dengan menyuntikkan obat kortikosteroid secara langsung ke dalam jaringan keloid untuk membantu melunakkan jaringan parut, mengurangi peradangan, dan memperlambat produksi kolagen berlebih yang menyebabkan keloid terus membesar.
Keloid merupakan bekas luka yang menonjol dan tumbuh melampaui batas luka awal. Keloid dapat terbentuk setelah operasi, jerawat, luka bakar, tindik telinga, cedera, vaksinasi, atau trauma pada kulit lainnya. Selain memengaruhi penampilan, keloid juga dapat menyebabkan gatal, nyeri tekan, nyeri, atau rasa tidak nyaman.
Di RS Abdi Waluyo, Injeksi Keloid dilakukan oleh dokter spesialis dermatologi berpengalaman setelah melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bekas luka dan penyusunan rencana perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien, dengan tujuan membantu mengatasi gejala sekaligus memperbaiki tampilan kulit.
Mengapa Injeksi Keloid Dilakukan?
Dokter spesialis dermatologi dapat merekomendasikan Injeksi Keloid apabila Anda memiliki:
- Bekas luka keloid yang menonjol dan menebal
- Rasa gatal atau iritasi akibat keloid
- Nyeri atau nyeri tekan pada bekas luka
- Keloid berwarna kemerahan atau lebih gelap
- Keloid yang terus membesar
- Keloid yang terbentuk setelah operasi, jerawat, luka bakar, vaksinasi, atau tindik telinga
- Keloid yang muncul kembali setelah menjalani perawatan sebelumnya
Tujuan utama perawatan adalah membantu meratakan bekas luka, mengurangi gejala, meningkatkan fleksibilitas jaringan parut, serta mengurangi kemungkinan keloid terus berkembang.
Detail Tindakan
Injeksi Keloid merupakan tindakan rawat jalan yang umumnya hanya membutuhkan waktu beberapa menit.
Tindakan meliputi:
- Pemeriksaan dan pengukuran keloid.
- Pembersihan area yang akan ditangani.
- Penyuntikan obat secara langsung ke dalam jaringan parut menggunakan jarum halus.
- Pemberian tekanan ringan pada area setelah penyuntikan apabila diperlukan.
Bergantung pada ukuran dan ketebalan keloid, beberapa titik penyuntikan mungkin diperlukan dalam satu sesi.
Sebagian besar pasien memerlukan beberapa kali sesi perawatan karena jaringan parut memberikan respons secara bertahap terhadap terapi.
Apa yang Terjadi Selama Tindakan?
Kunjungan diawali dengan pemeriksaan oleh dokter spesialis dermatologi.
Selama prosedur:
- Keloid diperiksa dan dapat difoto apabila diperlukan untuk memantau perkembangan perawatan.
- Kulit dibersihkan menggunakan larutan antiseptik.
- Jarum halus digunakan untuk menyuntikkan obat ke beberapa bagian keloid.
- Dokter mendistribusikan obat secara merata ke dalam jaringan parut.
- Area yang ditangani dapat diberikan tekanan ringan setelah penyuntikan.
- Setelah prosedur selesai, Anda dapat langsung pulang.
Prosedur umumnya berlangsung sekitar 10–20 menit, bergantung pada jumlah dan ukuran bekas luka yang ditangani.
Anda mungkin merasakan sensasi perih singkat atau tekanan selama penyuntikan.
Apa yang Dapat Diharapkan Setelah Tindakan?
Setelah penyuntikan, Anda mungkin mengalami:
- Nyeri ringan atau nyeri tekan
- Kemerahan sementara
- Pembengkakan ringan
- Rasa penuh pada area keloid
Efek tersebut umumnya bersifat sementara dan membaik dalam beberapa hari.
Dalam beberapa minggu berikutnya, keloid dapat secara bertahap menjadi:
- Lebih rata
- Lebih lunak
- Lebih jarang terasa gatal
- Lebih jarang terasa nyeri
- Lebih samar dari segi warna dan ketebalan
Perbaikan berlangsung secara bertahap dan umumnya memerlukan beberapa sesi perawatan.
Apa Saja Risikonya?
Injeksi Keloid umumnya aman apabila dilakukan oleh dokter spesialis dermatologi yang kompeten. Namun, beberapa efek samping dapat terjadi, antara lain:
- Nyeri sementara pada area penyuntikan
- Kemerahan atau pembengkakan
- Memar
- Penipisan kulit (atrofi)
- Perubahan warna kulit menjadi lebih terang (hipopigmentasi)
- Munculnya pembuluh darah kecil yang terlihat di sekitar area yang ditangani
- Keloid dapat muncul kembali seiring waktu
Dokter spesialis dermatologi akan menentukan pendekatan perawatan yang sesuai untuk membantu meminimalkan risiko tersebut.
Berapa Kali Perawatan yang Dibutuhkan?
Keloid umumnya memerlukan beberapa sesi perawatan karena jaringan parut memberikan respons secara bertahap terhadap terapi.
Jumlah dan frekuensi penyuntikan bergantung pada:
- Ukuran dan ketebalan keloid
- Lokasi keloid pada tubuh
- Usia bekas luka
- Respons individu terhadap perawatan
Perawatan umumnya dilakukan dengan interval sekitar 4–6 minggu, tetapi dokter akan menentukan interval yang paling sesuai berdasarkan kondisi dan respons terhadap perawatan.
Apa yang Perlu Dilakukan Setelah Injeksi Keloid?
Untuk mendukung proses penyembuhan, Anda mungkin disarankan untuk:
- Menjaga area yang ditangani tetap bersih.
- Menghindari menggaruk atau menggosok bekas luka.
- Melindungi area dari paparan sinar matahari berlebihan.
- Menggunakan tabir surya pada bekas luka yang terpapar setelah kulit sembuh.
- Mengikuti rekomendasi perawatan kulit atau penanganan bekas luka yang diberikan oleh dokter.
- Menghadiri seluruh jadwal pemeriksaan lanjutan.
Hindari penggunaan produk topikal yang tidak diresepkan kecuali atas rekomendasi dokter spesialis dermatologi.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Segera hubungi dokter spesialis dermatologi apabila Anda mengalami:
- Nyeri atau pembengkakan yang semakin meningkat
- Kemerahan atau rasa hangat yang menetap
- Nanah atau cairan yang tidak biasa
- Demam atau tanda-tanda infeksi
- Kerusakan kulit yang signifikan
- Keloid membesar dengan cepat setelah perawatan
- Gejala lain yang tidak terduga atau mengkhawatirkan
Pemeriksaan secara dini memungkinkan komplikasi ditangani dengan tepat.
Hasil dan Tindak Lanjut
Efektivitas perawatan dievaluasi secara bertahap melalui pemeriksaan lanjutan. Dokter spesialis dermatologi akan menilai perubahan pada:
- Ketinggian bekas luka
- Ketebalan
- Kekencangan jaringan parut
- Warna
- Gejala gatal dan nyeri
- Tampilan bekas luka secara keseluruhan
Pada beberapa pasien, Injeksi Keloid dapat dikombinasikan dengan perawatan lain, seperti terapi silikon, terapi laser, terapi tekanan, atau penanganan bekas luka secara bedah apabila sesuai secara klinis.
Rencana perawatan akan disesuaikan dengan karakteristik keloid, respons terhadap terapi, dan tujuan jangka panjang setiap pasien.
Mengapa Memilih RS Abdi Waluyo untuk Penanganan Keloid?
Di RS Abdi Waluyo, tim dermatologi menyediakan penanganan bekas luka secara komprehensif, baik dari aspek medis maupun estetika, dengan pendekatan berbasis bukti yang disesuaikan dengan kondisi setiap pasien.
Layanan Penanganan Keloid kami meliputi:
- Dokter spesialis dermatologi berpengalaman dalam penanganan bekas luka.
- Rencana perawatan yang disesuaikan berdasarkan jenis dan tingkat keparahan keloid.
- Tindakan minimal invasif secara rawat jalan dengan waktu pemulihan minimal.
- Perawatan lanjutan yang komprehensif untuk memantau perkembangan terapi.
- Layanan dermatologi yang komprehensif, termasuk terapi kombinasi apabila sesuai secara klinis.
- Pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan pasien, dengan fokus pada peningkatan kenyamanan dan tampilan kulit.
Apabila Anda memiliki bekas luka keloid yang menonjol atau menimbulkan gejala, konsultasi dengan dokter spesialis dermatologi dapat membantu menentukan rencana perawatan yang paling sesuai untuk membantu mengurangi keloid serta meningkatkan kenyamanan dan tampilan kulit Anda.