IVUS: Melihat Pembuluh Darah Jantung Lebih Jelas dari Dalam - Abdi Waluyo Hospital
Juni 19, 2026

IVUS: Melihat Pembuluh Darah Jantung Lebih Jelas dari Dalam

rsaw

By: RS Abdi Waluyo Editor


Pemeriksaan angiografi telah lama menjadi standar dalam mendiagnosis penyakit jantung koroner. Namun, angiografi hanya menunjukkan gambaran aliran darah di dalam pembuluh, bukan kondisi dinding pembuluh secara detail. Untuk itulah hadir Intravascular Ultrasound (IVUS), teknologi pencitraan yang memungkinkan dokter melihat pembuluh darah dari dalam secara real-time.

Apa Itu IVUS?

IVUS adalah prosedur yang menggunakan kateter kecil dengan sensor ultrasonik di ujungnya untuk menghasilkan gambar penampang pembuluh darah dari dalam tubuh. Dengan teknologi ini, dokter dapat menilai kondisi pembuluh darah secara lebih akurat dibandingkan angiografi konvensional.

Mengapa IVUS Penting?

IVUS membantu dokter:

  • Mengukur ukuran pembuluh darah secara presisi.
  • Mengetahui jenis dan lokasi plak penyebab penyempitan.
  • Menilai tingkat kalsifikasi pada pembuluh darah.
  • Menentukan ukuran stent yang paling sesuai.
  • Memastikan stent telah terpasang dan mengembang dengan optimal.

Informasi ini membantu meningkatkan keberhasilan tindakan dan mengurangi risiko komplikasi di kemudian hari.

Siapa yang Membutuhkan IVUS?

IVUS umumnya digunakan pada pasien dengan:

  • Penyakit jantung koroner.
  • Hasil angiografi yang belum memberikan gambaran jelas.
  • Penyempitan pembuluh darah yang kompleks atau berat.
  • Rencana pemasangan stent koroner.
  • Riwayat penyempitan ulang setelah pemasangan stent.

Bagaimana Prosedurnya?

IVUS biasanya dilakukan bersamaan dengan kateterisasi jantung. Kateter berukuran kecil dimasukkan melalui pembuluh darah menuju arteri koroner, kemudian sensor ultrasonik menghasilkan gambar detail kondisi pembuluh darah secara langsung. Prosedur ini minim invasif dan dilakukan tanpa operasi terbuka.

Kesimpulan

IVUS merupakan teknologi pencitraan modern yang membantu dokter melihat kondisi pembuluh darah jantung secara lebih detail dibandingkan angiografi biasa. Dengan informasi yang lebih akurat mengenai plak, kalsifikasi, dan pemasangan stent, IVUS membantu meningkatkan ketepatan diagnosis serta keberhasilan terapi penyakit jantung koroner.


Referensi

  1. American College of Cardiology. Clinical Expert Consensus Document on Intravascular Ultrasound.
  2. American Heart Association & Society for Cardiovascular Angiography and Interventions. 2021 Guideline for Coronary Artery Revascularization.
  3. European Society of Cardiology. Guidelines for Chronic Coronary Syndromes.
  4. Ali ZA, et al. Coronary Intravascular Lithotripsy for Calcified Lesions. JACC Cardiovascular Interventions.

 

Chat with us