MRI Jantung - Abdi Waluyo Hospital
Juli 8, 2026

MRI Jantung

rsaw

By: RS Abdi Waluyo Editor


Gambaran Umum

Apa itu Kardiac MRI?

MRI Jantung (Cardiac MRI) adalah pemeriksaan pencitraan jantung non-invasif yang menggunakan medan magnet berkekuatan tinggi, gelombang radio, dan teknologi komputer canggih untuk menghasilkan gambaran jantung dan pembuluh darah secara sangat detail, tanpa menggunakan radiasi sinar-X.

Cardiac MRI merupakan gold standard untuk mengevaluasi struktur dan fungsi otot jantung. Pemeriksaan ini memberikan informasi yang sangat lengkap mengenai ukuran dan fungsi ruang jantung, kemampuan pompa jantung, katup jantung, aliran darah, jaringan otot jantung, hingga kondisi pembuluh darah besar di sekitar jantung.

Berbeda dengan pemeriksaan pencitraan lainnya, Cardiac MRI mampu mengidentifikasi peradangan (myocarditis), jaringan parut (scar), fibrosis, edema, hingga kerusakan otot jantung, sehingga sangat bermanfaat dalam mendiagnosis berbagai penyakit jantung secara lebih akurat serta membantu dokter menentukan terapi yang paling tepat.

Di RS Abdi Waluyo, Cardiac MRI dilakukan menggunakan teknologi MRI beresolusi tinggi dan diinterpretasikan oleh dokter Spesialis Radiologi serta dokter Spesialis Jantung yang berpengalaman di bidang pencitraan kardiovaskular, sehingga menghasilkan diagnosis yang akurat dan komprehensif.


Mengapa MRI Jantung Dilakukan?

Dokter dapat merekomendasikan MRI Jantung untuk:

  • Mengevaluasi struktur dan fungsi jantung secara menyeluruh.
  • Menilai fungsi pompa jantung (fraksi ejeksi/ejection fraction).
  • Mendiagnosis penyakit otot jantung (kardiomiopati).
  • Mendeteksi peradangan otot jantung (myocarditis).
  • Menilai kerusakan otot jantung akibat serangan jantung.
  • Menentukan viabilitas otot jantung sebelum tindakan revaskularisasi seperti angioplasti atau operasi bypass.
  • Mengevaluasi kelainan jantung bawaan (congenital heart disease).
  • Menilai kelainan katup jantung.
  • Mengevaluasi penyakit selaput jantung (perikardium).
  • Mendeteksi tumor atau massa pada jantung.
  • Mengevaluasi penyakit aorta dan pembuluh darah besar.
  • Memantau perkembangan penyakit jantung dan respons terhadap pengobatan.

Detail Pemeriksaan

Sebelum menjalani MR JantungI, dokter akan melakukan evaluasi untuk memastikan pemeriksaan sesuai dengan kondisi Anda.

Evaluasi dapat meliputi:

  • Pemeriksaan fisik.
  • Elektrokardiografi (EKG).
  • Pemeriksaan darah bila diperlukan.
  • Pemeriksaan fungsi ginjal apabila akan menggunakan zat kontras gadolinium.

Sebelum pemeriksaan, Anda mungkin akan diminta untuk:

  • Berpuasa selama beberapa jam apabila pemeriksaan menggunakan zat kontras.
  • Melepas seluruh benda logam seperti perhiasan, jam tangan, alat bantu dengar, kartu ATM, maupun benda logam lainnya.
  • Memberitahukan kepada dokter apabila Anda memiliki:
    • Alat pacu jantung (pacemaker) atau perangkat jantung implan lainnya.
    • Implan logam di dalam tubuh.
    • Klip aneurisma.
    • Implan telinga (cochlear implant).
    • Kehamilan
    • Gangguan fungsi ginjal.
    • Riwayat klaustrofobia (takut ruang sempit).
    • Riwayat alergi terhadap zat kontras MRI.

Pemeriksaan umumnya berlangsung sekitar 30 hingga 60 menit, tergantung jenis pemeriksaan yang dilakukan.


Apa yang Terjadi Selama Pemeriksaan?

Selama pemeriksaan:

  1. Anda akan berbaring di atas meja pemeriksaan MRI.
  2. Elektroda EKG dipasang pada dada untuk memantau aktivitas jantung selama pemeriksaan.
  3. Alat khusus (cardiac coil) diletakkan di area dada untuk memperoleh kualitas gambar yang optimal.
  4. Meja pemeriksaan akan masuk ke dalam mesin MRI.
  5. Anda akan diminta tetap diam dan sesekali menahan napas selama beberapa detik agar gambar yang dihasilkan lebih jelas.
  6. Bila diperlukan, zat kontras gadolinium akan diberikan melalui infus untuk membantu memperjelas gambaran jaringan jantung.
  7. Mesin MRI akan mengambil gambar dari berbagai sudut untuk mengevaluasi struktur, fungsi, aliran darah, dan karakteristik jaringan jantung.

Selama pemeriksaan, petugas radiologi akan terus berkomunikasi dengan Anda melalui sistem interkom dan memantau kondisi Anda.


Apa yang Dapat Saya Harapkan Setelah Pemeriksaan?

Setelah Cardiac MRI:

  • Sebagian besar pasien dapat langsung kembali beraktivitas seperti biasa.
  • Bila menggunakan zat kontras, Anda dianjurkan memperbanyak minum air putih agar zat kontras lebih cepat dikeluarkan melalui ginjal.
  • Sebagian besar pasien tidak mengalami efek samping.
  • Kadang-kadang dapat timbul memar ringan pada lokasi pemasangan infus.

Apabila Anda mendapatkan obat penenang (sedasi), sebaiknya didampingi oleh keluarga saat pulang.


Apa Risiko Pemeriksaan Ini?

Cardiac MRI merupakan pemeriksaan yang sangat aman.

Namun, beberapa risiko yang mungkin terjadi antara lain:

  • Reaksi alergi ringan terhadap zat kontras gadolinium (jarang terjadi).
  • Rasa tidak nyaman akibat berada di dalam ruang MRI dalam waktu tertentu.
  • Klaustrofobia pada sebagian pasien.
  • Pemeriksaan mungkin tidak dapat dilakukan pada pasien dengan jenis alat implan tertentu yang tidak kompatibel dengan MRI.
  • Risiko yang sangat jarang terkait penggunaan zat kontras pada pasien dengan gangguan ginjal berat.

Sebelum pemeriksaan, dokter akan melakukan skrining secara menyeluruh untuk memastikan pemeriksaan aman dilakukan.


Hasil Pemeriksaan dan Tindak Lanjut

Dokter Spesialis Radiologi dan dokter Spesialis Jantung akan mengevaluasi:

  • Ukuran ruang jantung.
  • Ketebalan otot jantung.
  • Fungsi pompa jantung (fraksi ejeksi).
  • Fungsi katup jantung.
  • Aliran darah di dalam jantung.
  • Peradangan otot jantung.
  • Fibrosis dan jaringan parut.
  • Tumor atau massa pada jantung.
  • Kelainan jantung bawaan.
  • Kelainan pada aorta dan pembuluh darah besar.

Hasil pemeriksaan membantu dokter menegakkan diagnosis secara akurat dan menentukan terapi yang paling sesuai.


Kapan Saya Akan Mengetahui Hasil Pemeriksaan?

Laporan hasil pemeriksaan umumnya tersedia dalam waktu 24 hingga 72 jam, tergantung kompleksitas pemeriksaan.

Dokter akan menjelaskan hasil pemeriksaan dan mendiskusikan rencana pengobatan maupun tindak lanjut yang diperlukan.

Jika Hasilnya Tidak Normal, Apa Langkah Selanjutnya?


Apabila ditemukan kelainan, dokter dapat merekomendasikan:

  • Perubahan gaya hidup sehat.
  • Penyesuaian obat-obatan.
  • CT Angiografi Koroner.
  • Angiografi Koroner.
  • Ekokardiografi
  • Pemeriksaan elektrofisiologi jantung.
  • Kateterisasi jantung.
  • Angioplasti dan pemasangan stent (PCI).
  • Operasi Bypass Jantung (CABG).
  • Perbaikan atau penggantian katup jantung.
  • Kontrol rutin dengan dokter Spesialis Jantung.

Rekomendasi terapi akan disesuaikan dengan diagnosis, kondisi klinis, dan kesehatan Anda secara keseluruhan.


Kapan Saya Harus Menghubungi Dokter?

Segera hubungi dokter apabila setelah pemeriksaan Anda mengalami:

  • Nyeri atau pembengkakan yang menetap pada lokasi infus.
  • Ruam atau reaksi alergi.
  • Demam
  • Sesak napas.
  • Nyeri dada.
  • Jantung berdebar.
  • Keluhan baru atau kondisi yang semakin memburuk.

Segera cari pertolongan medis darurat apabila Anda mengalami nyeri dada hebat, sesak napas berat, kehilangan kesadaran, atau gejala yang mengarah pada serangan jantung maupun stroke.


Mengapa Memilih RS Abdi Waluyo untuk MRI Jantung?

Di RS Abdi Waluyo, layanan MRI Jantung menggabungkan teknologi MRI 3 Tesla (3T) generasi terbaru, Artificial Intelligence (AI), serta keahlian tim multidisiplin untuk menghadirkan pemeriksaan jantung non-invasif yang akurat, cepat, dan nyaman bagi pasien.

Keunggulan layanan Cardiac MRI kami meliputi:

  • MRI 3 Tesla (3T) berteknologi tinggi, menghasilkan gambar dengan resolusi yang sangat tinggi, detail anatomi yang lebih jelas, karakterisasi jaringan jantung yang lebih akurat, serta waktu pemeriksaan yang lebih singkat dibandingkan MRI konvensional.
  • Teknologi Artificial Intelligence (AI) yang membantu proses akuisisi dan rekonstruksi gambar sehingga menghasilkan citra yang lebih tajam, mengurangi artefak akibat pergerakan, mempercepat waktu pemeriksaan, serta meningkatkan akurasi diagnostik.
  • Wide Bore MRI (bukaan 70 cm) yang memberikan ruang pemeriksaan lebih luas sehingga pasien merasa lebih nyaman dan membantu mengurangi rasa cemas maupun klaustrofobia selama pemeriksaan.
  • Lightweight Cardiac Coil dengan desain yang lebih ringan dan ergonomis dibandingkan coil konvensional, sehingga meningkatkan kenyamanan pasien selama proses pemindaian.
  • Pengalaman pemeriksaan yang lebih nyaman, dengan tingkat kebisingan yang lebih rendah serta pilihan untuk mendengarkan musik favorit selama pemeriksaan, membantu pasien menjadi lebih rileks.
  • Evaluasi komprehensif terhadap struktur jantung, fungsi ventrikel kanan dan kiri, perfusi miokard, katup jantung, pembuluh darah besar, viabilitas otot jantung, serta karakteristik jaringan jantung dalam satu pemeriksaan.
  • Teknologi Advanced Tissue Characterization, termasuk Late Gadolinium Enhancement (LGE), T1 Mapping, T2 Mapping, dan Extracellular Volume (ECV) Analysis, untuk mendeteksi secara dini myocarditis, berbagai jenis kardiomiopati, amyloidosis jantung, fibrosis, jaringan parut akibat serangan jantung, serta penyakit jantung kompleks lainnya.
  • Penilaian kuantitatif terhadap volume ventrikel, fungsi pompa jantung, dan viabilitas miokard yang membantu dokter dalam menentukan terapi serta memantau perkembangan penyakit secara akurat.
  • Pemeriksaan non-invasif tanpa paparan radiasi, sehingga aman untuk berbagai kelompok pasien sesuai indikasi medis.
  • Interpretasi hasil oleh dokter Spesialis Radiologi dan Spesialis Jantung yang memiliki kompetensi dalam pencitraan kardiovaskular, sehingga menghasilkan diagnosis yang akurat dan bermakna secara klinis.
  • Cardiac Center yang terintegrasi, memungkinkan kolaborasi erat antara dokter Radiologi, dokter Spesialis Jantung, dokter Intervensi, dokter Elektrofisiologi, dan dokter Bedah Jantung untuk menentukan penanganan terbaik bagi setiap pasien.
  • Pendekatan yang berpusat pada pasien (patient-centered care) dengan mengutamakan keselamatan, kenyamanan, efisiensi, dan kualitas pelayanan klinis.

Dengan memadukan teknologi MRI 3 Tesla berbasis Artificial Intelligence (AI), fitur-fitur yang meningkatkan kenyamanan pasien, serta keahlian tim multidisiplin, RS Abdi Waluyo menghadirkan salah satu layanan MRI Jantung paling canggih di Indonesia. Komitmen kami terhadap inovasi memungkinkan deteksi penyakit jantung secara lebih dini, diagnosis yang lebih akurat, perencanaan terapi yang lebih tepat, serta hasil klinis yang lebih baik—semuanya dalam pengalaman pemeriksaan yang lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih bersahabat bagi pasien.

Chat with us